Saat itu tahun 2007 akhir dan mau memasuki 2008, pertama kali aku memutuskan untuk menjadi seorang VIP. Bagiku yang seorang pecinta musik korea, di tahun itu masih awam dengan kata fandom. sebelumnya, aku tahu Super Junior dan FT Island, tapi aku hanya mendengarkan musik mereka tanpa menjadi fan fanatik --aku rasa itu sebutannya-- Kalau dipikir lagi, rasanya sedikit lucu namun sekarang, itulah salah satu fase dalam hidupku yang tidak terlalu memiliki banyak teman ini.
Dulu waktu aku masuk fandom ini, tidak ada pikiran apapun. aku sama sekali tidak berekspektasi apa-apa, hanya sekedar mendengarkan musik yang mereka buat karena musik mereka sangat cocok untukku. semua lagu mereka adalah lagu favoritku, aku bahkan tidak bisa memilih salah satu diantara semua lagu itu bila ditanya mana lagu yang paling aku suka. Aku hanya remaja yang mencari sebuah kebahagiaan yang sesuai dengan ku. Tentu saja terdengar berlebihan dan berbeda dari teman-temanku yang lain tapi perasaan yang muncul tidak bisa aku bendung. Aku bahagia melihat mereka, rasanya seperti memiliki teman baru yang memimpikan hal yang sama. Bayangkan saja betapa bahagianya ketika menemukan sesuatu yang hilang dan kembali dengan bentuk yang berbeda. Aku merasa lebih hidup dan dihargai dengan baik.
Mereka, terutama dia telah memikat hatiku yang rapuh dan menjadikannya lebih kuat. Tak hanya musik yang menjadi perhatianku. Itu lebih pada sosoknya, kesehariannya, tingkah lakunya, cara berjalannya, cara berbicara dan semuanya. Aku tidak pernah seperti ini sebelumnya. Setiap hari aku meantikan musik mereka yang baru meskipun mereka membutuhkan waktu lebih dari setahun untuk tampil dengan musik yang baru. Anehnya aku tidak pergi dari mereka. sangat aneh kan?
Suatu ketika, setelah beberapa tahun, aku rasa setelah era Tonight, masalah mulai muncul. Masa sulit Daesung, fitnah terhadap G Dragon, dia kesayanganku. Aku merasakan kepahitan yang sama. Tapi, bagaimana bisa? Aku tidak bisa menjelaskannya. Hanya saja hatiku sama-sama hancurnya seperti mereka dan VIP yang lain. Setelah berita muncul, rasanya tiap hari didera perasaan was-was ditambah lagi dengan berita beberapa boygroup yang bubar, hal yang sangat aku takutkan untuk Bigbang ku. Dan pada akhirnya ketakutanku tidak terjadi. aku sangat bersyukur meskipun mereka kembali hiatus untuk waktu yang lama.
Aku terjatuh sangat dalam sepertinya hingga aku merasa bisa meraih dia. Sekarang aku sedikit menyesal, seandainya aku berusaha lebih keras untuk bisa melanjutkan kuliah kesana.
Di fandom ini, aku juga merasa kesepian rupanya, setelah mereka hiatus. Kami pernah menunggu comback mereka selama 2 atau 3 tahun tapi semuanya baik-baik saja karena mereka benar-benar kembali. Tapi setelah mereka wamil dan setelah Still Life rilis, semuanya seperti hampa.
Aku benar-benar tidak menaruh ekpektasi apa-apa pada mereka dan fandom ini. Tapi ternyata mereka memberi banyak hal yang tidak bisa aku tolak baik itu bahagia, sedih, murung, perasaan yang hancur dan kemudian bangkit lagi. Mereka memberikan gambaran kehidupan yang sebenarnya, sangat nyata. Sesuatu yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Dari Bigbang dan VIP aku belajar bagaimana caranya menyembuhkan luka yang paling dalam sekalipun. Luka yang menganga akhirnya sembuh meskipun butuh waktu yang lama.
Setelah Still Life dirilis, aku masih berharap kalau mereka akan kembali. Sesekali aku mengirimkan pesan pada GD karena aku sangat merindukan musiknya, meskipun aku tahu kalau itu hal yang sulit terwujud pada saat itu. Tapi aku tidak mau kehilangan harapan. Kita telah melihatnya sesekali di beberapa acara namun aku ingin melihatnya di acaranya sendiri dan di desember 2024 semuanya terwujud.
Tidak hanya aku, semua dari kami, VIP, menangis melihatnya lagi di atas panggung. Kami sangat merindukan orang itu, orang yang sedang menyanyikan lagu Crooked setelah 8 tahun hiatus. Aku tidak peduli apa motivasinya untuk kembali ke panggung. Aku hanya peduli ia telah kembali untuk kami, para VIP. Dan tahun depan adalah perayaan 20 tahun Bigbang. GD telah berjanji untuk kembali ke pangung bersama Daesung dan Taeyang dibawah nama Bigbang dan itu akan menjadi comeback yang indah dan sangat berarti untuk kami.
Mungkin tulisan ku ini tidak cukup berarti tapi di 19 tahun perayaan ulang tahun mereka, aku ingin mengatakan kalau aku sangat berterima kasih dan bersyukur telah masuk ke dalam keluarga fandom ini. 19 tahun dan akan terus berlanjut. Terima kasih Bigbang yang telah hadir di kehidupan kami.
with love
tamela
English Ver
It was the end of 2007, just before stepping into 2008, when I first decided to become a VIP.
Back then, as a lover of Korean music, the word fandom was still so unfamiliar to me.
I had known of Super Junior and FT Island, but I only listened to their music without calling myself a true fan—at least, not in the way I would soon become. Looking back, it feels almost funny, but that was one of the phases of my life when I had so few friends.
When I entered this fandom, I had no particular thoughts or expectations.
I simply listened to the music because it felt like it was made for me. Every song was my favorite; I couldn’t even choose one above the rest. I was just a teenager searching for happiness that fit me. It may sound exaggerated compared to my peers, but the feeling was undeniable. I was happy seeing them—it felt like gaining new friends who dreamed the same dream. Imagine finding something lost, only to discover it again in a new form. That’s how it felt. I felt alive. I felt seen.
They—especially him—captured my fragile heart and made it stronger.
It wasn’t only the music I cared for, but his presence, his daily gestures, the way he walked, the way he spoke—everything. I had never felt like this before. Each day, I waited for their new music, even if it took more than a year. Strangely, I never left. Odd, isn’t it?
Then, after the Tonight era, storms began to come.
Daesung’s tragedy. The accusations against G-Dragon—my dearest one. I felt the same bitterness they endured. How could that be? I can’t explain it, only that my heart broke alongside theirs and every other VIP’s. Each headline filled me with dread, especially with the news of other boy groups disbanding. I feared the same fate for my Bigbang. But in the end, my fears did not come true. They survived—though they would soon enter another long silence.
I think I fell too deeply, to the point I believed I could one day reach him.
Now I regret a little—if only I had worked harder to continue my studies there. This fandom, too, felt lonely during their hiatus. We once waited two, even three years for their return, but it was bearable because they always came back. After military service and the release of Still Life, however, the emptiness lingered.
I never had expectations when I first joined this fandom.
Yet they gave me so much—joy, sorrow, despair, heartbreak, and the strength to rise again. They painted life in its rawest form—so real, so vivid, in a way I had never imagined. From Bigbang and the VIP family, I learned how to heal even the deepest wounds. Scars eventually closed, even if it took years.
After Still Life, I still hoped they would return. Sometimes I sent messages to GD, confessing how much I longed for his music, even knowing how impossible it seemed. But I couldn’t let go of hope. We caught glimpses of him at times, yet what I truly wanted was to see him again on his own stage. And in December 2024, it finally came true.
Not only me—all of us, the VIPs—we cried seeing him back under the spotlight.
We had missed him so much, the man who sang Crooked after eight years of silence. I don’t care what his reasons were for coming back. All I care about is that he returned—for us, the VIPs. And now, next year, we will celebrate Bigbang’s 20th anniversary. GD has promised to return to the stage with Daesung and Taeyang under the name of Bigbang, and it will be a comeback more beautiful, more meaningful than we could ever ask for.
This letter may not be much, but as Bigbang reaches their 19th anniversary, I just want to say how grateful I am for finding my way into this family.
Nineteen years, and still going strong.
Thank you, Bigbang, for being a part of our lives.
With love,
Tamela