Sakamoto adalah seorang profesor yang menguasai lebih dari 9 bahasa. Ia pun sangat teliti dalam menulis. Satu titikpun tak akan terlewat oleh matanya.
Sebagai seorang profesor ia harus melakukan penelitian, karena itu dengan ditemani oleh asisten dan juga dua mahasiswanya, ia memilih sebuah pulau kecil untuk penelitiannya. Asistennya bernama Mr. White dan dua mahasiswanya adalah Hiiro dan Yuto.
Tapi tiga hari kemudian, sang profesor ditemukan tewas di dalam kamarnya. Posisi mayat tertelungkup dengan darah di area perut. Ia meninggal karena kahabisan darah setelah perutnya ditusuk oleh si pembunuh.
Mr. White yang mendapati mayat sakamoto pertama kali menemukan pesan kematian yang ditulis di lantai. S-C-A dan l, bahkan jarinya masih menempel di huruf terakhir yang ia tulis
Lifestory, kumpulan cerita pendek, cerita bersambung, puisi, tulisan tentang kehidupan yang sarat makna
Monday, 18 August 2014
Pembunuhan Sakamoto
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Lelaki yang Ingin Menghilang di Balik Cahaya
Ada seseorang yang memulai kariernya sejak remaja. Mereka berlima, bernyanyi bersama, tumbuh dalam sorot lampu yang sama. Ia yang paling tua...
-
Saat itu tahun 2007 akhir dan mau memasuki 2008, pertama kali aku memutuskan untuk menjadi seorang VIP . Bagiku yang seorang pecinta musik k...
-
Ketika seni bertemu dengan musik, lahirlah sebuah mahakarya yang tak terelakkan di atas panggung. Dari pertemuan inilah sosok G-Dragon tumbu...
-
Sepuluh tahun lalu, lagu-lagu BIGBANG terdengar asing. Bukan karena jelek, melainkan karena terasa tidak berada di tempat yang sama deng...
No comments:
Post a Comment