Monday, 18 August 2014

Pembunuhan Sakamoto

Sakamoto adalah seorang profesor yang menguasai lebih dari 9 bahasa. Ia pun sangat teliti dalam menulis. Satu titikpun tak akan terlewat oleh matanya.
Sebagai seorang profesor ia harus melakukan penelitian, karena itu dengan ditemani oleh asisten dan juga dua mahasiswanya, ia memilih sebuah pulau kecil untuk penelitiannya. Asistennya bernama Mr. White dan dua mahasiswanya adalah Hiiro dan Yuto.
Tapi tiga hari kemudian, sang profesor ditemukan tewas di dalam kamarnya. Posisi mayat tertelungkup dengan darah di area perut. Ia meninggal karena kahabisan darah setelah perutnya ditusuk oleh si pembunuh.
Mr. White yang mendapati mayat sakamoto pertama kali menemukan pesan kematian yang ditulis di lantai. S-C-A dan l, bahkan jarinya masih menempel di huruf terakhir yang ia tulis

No comments:

Post a Comment

Lelaki yang Ingin Menghilang di Balik Cahaya

Ada seseorang yang memulai kariernya sejak remaja. Mereka berlima, bernyanyi bersama, tumbuh dalam sorot lampu yang sama. Ia yang paling tua...