Saturday, 5 October 2019

JOKER - 2019

Jadi, udah pada nonton film Joaquin Phoenix yang satu ini? Kalau kalian belum pada nonton, saya sarankan untuk mempersiapkan mental dulu. Kalau kalian punya mental issue atau mental illnes, please jangan nonton sendirian ya.

Film ini cukup gelap dengan gendre yang mengusung tema mental illnes. Memurut saya film ini cukup baik. Para actor tampil totalitas terutama si pemeran utamanya yaitu Joker. Joaquin sendiri sampai harus research ke rumah sakit jiwa untuk mendalami karakter si Joker ini.

Selama saya menonton dengan durasi 120 menit, sebenarnya saya agak tidak nyaman dan menginginkan film ini segera usai karena gendre film ini bukan kesukaan saya. But ceritanya masih bisa diterima oleh akal pikiran saya.

Di film ini menceritakan asal muasal bagaimana Arthur menjadi sosok Joker. Dia yang sejak awal menderita mental illnes yang sepertinya sudah lama memilih bekerja sebagai badut disebuah perusahaan. Tapi pada akhirnya dia dipecat dan difitnah oleh rekan kerjanya. Sejak saat itu, berbagai masalah mulai muncul. 

Dari sini kita bisa melihat bagaimana seorang pengidap mental illnes akhirnya 'meledak' dan menyelesaikan masalahnya. 

Menurut saya, Arthur hanyalah ingin dihargai dan dianggap tapi his society did the opposite. Tapi di dunia nyata hal seperti itu juga banyak terjadi sih.

Anyway temen2, kalau mau nonton film ini jangan terlalu dipikirkan ya..

Happy watching 😀

No comments:

Post a Comment

Lelaki yang Ingin Menghilang di Balik Cahaya

Ada seseorang yang memulai kariernya sejak remaja. Mereka berlima, bernyanyi bersama, tumbuh dalam sorot lampu yang sama. Ia yang paling tua...